Showing posts with label Tugas Bu Ira Phajar Lestari. Show all posts
Resume " Arti penting kepemimpinan dalam organisasi [ kelompok 6 ]
Friday, November 22, 2013
Posted by Unknown
Setiap organisasi pasti membutuhkan figur seorang pemimpin yang dapat
mengarahkan anggot dan oragnisai tersebut ke tujuan yg ingin di raih bersama .Banyak
orang yang ingin jadi pemimpin dan ingin menunjukan kehebatannya dalam memimpin
namun mempin sesuatu organisasi atau lembaga haruslah di iringi dengan
kepintaran , rasa adil untuk semua anggota yang kita pimpin dan rasa tanggung
jawab apa yang sudah kita ambil ketika kita memilih menjadi pemimpin,
Ciri - Ciri kepemimpinana dalam Organisasi ;
1. Keterampilan mendidik.
2. Fleksibelitas.
3. Keterampilan berkomunikasi
Macam - macam pemikiran gaya kepemimpinan ;
1. Mengarahkan.
2. Melatih.
3. Partisipasi.
4. Mendelegasikan.
dan ada juga tipe kepemimpinan dalam organisasi ;
1. Adaptif.
2. Kecerdasan Emosional.
3. Kharismatik
4. Authentic.
5. "level 5 leader"
Setiap Organisasi
pasti akan terjadi Perubahan dan Perkembangan. Itu terjadi karena para anggotanya
yang juga berkembang, Organisasi mengalami perubahan
karena organisasi tersebut selalu menghadapi berbagai macam tantangan.
ada 2 faktor yang dapat membuat Perkembangan dan perubahan diorganisasi
tersebut ;
1. Faktor Dari Dalam
2. Faktor Dari Luar
Pada dasarnya
pengembangan organisasi merupakan usaha yang dilakukan secara berencana, terus
menerus meliputi organisasi secara keseluruhan untuk meningkatkan efektifitas
dan kesehatan organisasi dengan menerapkan azas-azas dan praktek yang dikenal
dalam kegiatan organisasi. Ada beberapa metode pengembangan organisasi seperti
jaringan manajerial, latihan kepekaan, pembentukan tim dan umpan balik survey.
Komunikasi adalah cara manusia dalam menyampaikan suatu penyampaian
pesan dari pembicara (sender) kepada audience (receiver) melalui media
tertentu dan menyebabkan respon.dengan berkomunikasi juga
para anggota organisasi menunjukan kepada masayarakat bahwa organisasi mereka
positif dan perlu diperhatikan.Jadi,komunikasi dalam
organisasi merupakan suatu komunikasi atau proses untuk anggota menghimpun
organisasi yang berhubungan dengan organisasinya dan merubah apa yang terjadi
didalamnya,Komunikasi dalam suatu organisasi asangat penting supaya tidak
terjadi kesalahan dalam penyampaian informasi antar suatu organisasi agar
tercapai tujuan tertentu.
Ada 2 jenis komunikasi
,yaitu:
1.Komunikasi non
verbal,seperti chatting,telephon,email dan sms
2.Komunikasi
verbal,seperti berbicara langsungatau biasa juga disebut dengan face to face
Resume " Proses pengambilan keputusan dalam berorganisasi" [kelompok 3]
Monday, November 18, 2013
Posted by Unknown
Pada
dasarnya pengambilan keputusan dipengaruhi berbagai faktor .
1.
Adanya pengaruh tekanan dari luar,tekanan dari
luar ini dikarenakan sang pengambil keputusan atau pemimpin organisasi tersebut
lamban dalam mengambil keputusan sehingga banyak tekanan dari pihak luar.
2.
Adanya pengaruh kebiasaan lama atau sifat-sifat
pribadi,faktor sifat yang baik atau tidak baik seorang pemimpin sangat
berpengaruh terhadap proses pengambilan keputusan.Tentunya seorang pemimpin
harus bersikap bijaksana dalam mengambil keputusan agar tidak merugikan anggota
kelompok atau organisasinya.
3.
Adanya pengaruh dari kelompok lain,kelompok ini
juga dapat memopengaruhi proses pengambilan keputusan yang dapay diprtimbangkan
oleh pemimpin organisasi lain dalam menyikapi masalah.
4.
Adanya faktor pengalaman ,faktor pengalaman
seorang pembuat keputusan adalah hal yang sangat penting karena banyaknya
pengalaman orang tersebut maka ia akan lebih berani dalam mengambil keputusan.
Dalam halnya pengambilan keputusan ada beberapa tahap sebagai berikut ;
1. Diskusi tampa melibatkan anggota organisasi yang lain atau secara pribadi.
2. Diskusi secara terbuka dengan semua anggota dan pemimpin organisasi.
3. Pendapat Para Ahli
4. Voteing semua anggota organisasi
Konflik adalah
Suatu perbedaan pikiran atau pendapat antara anggota satu dengan yang
lain maupun dari individu satu dengan individu yang lain dikarnakan adanya misunderstanding dalam menyampaikan
suatu pendapatnya di organisasi tersebut.
ada beberapa cara yang mungkin bisa dilakukan untuk memecahkan konflik sebagai berikut :
1. Eliminasi
2. Dominasi
3. Majority rule
4. Majority Consert
5. Kompromi
6. Integrasi
dalam menyelesaikan masalah tidak bisa diselesaikan hanya dengan satu cara namun bisa saja dengan mengkombinasi cara tersebut, harusnya dalam hal ini pemerintah bias lebih tegas lagi dalam bersikap dan tidak lebih memihak kepada satu pihak dan harusnya pemerintah mengadakan musyawarah dahulu kepada warga sekitar dan pihak PT,agar kedua belah pihak tidak merasa dirugikan.
ada beberapa cara yang mungkin bisa dilakukan untuk memecahkan konflik sebagai berikut :
1. Eliminasi
2. Dominasi
3. Majority rule
4. Majority Consert
5. Kompromi
6. Integrasi
dalam menyelesaikan masalah tidak bisa diselesaikan hanya dengan satu cara namun bisa saja dengan mengkombinasi cara tersebut, harusnya dalam hal ini pemerintah bias lebih tegas lagi dalam bersikap dan tidak lebih memihak kepada satu pihak dan harusnya pemerintah mengadakan musyawarah dahulu kepada warga sekitar dan pihak PT,agar kedua belah pihak tidak merasa dirugikan.
Organisasi pada dasarnya sebagai tempat untuk
menampung dimana orang-orang berkumpul yang memiliki pemikiran yang sama dan bekerja
sama secara rasional dan sistematis,terencana,terorganisasi,terpimpin dan
terkendali.
Peranan Organisasi : Suatu organisasi mempunyai
arti penting dalam masyarakat,karena organisasi dapat membantu atau mengajak
masyarakat untuk lebih aktif dalam lingkungan dan kehidupannya,organisasi
sebagai pendukung proses sosialisasi yang berjalan disebuah lingkungan
bermasyarakat.
MAKALAH
PROSES YANG MEMPENGARUHI PENGAMBILAN
KEPUTUSAN DALAM ORGANISASI
DISUSUN OLEH :
- ANANG SUPRIADY ( 10112728 )
- CLAUDIA FERBRINA ( 11112639 )
- ERICK BASHIR ( 12112525 )
- IRENA ARMALIA G. ( 13112778 )
- MUHAMMAD AL ADHA ( )
- RANGGA FAJRIYAN ( 16112012 )
- RIZA RABBANY ()
- SITI KARINA R. ( 17112059 )
FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI
UNIVERSITAS GUNADARMA
2013
DAFTAR ISI
Daftar isi ............................................................................ 1
Kata Pengantar ............................................................................ 2
Pendahuluan ............................................................................ 3
Pembahasan ............................................................................ 4
Penutup ............................................................................ 7
Daftar Pustaka ............................................................................ 8
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami
panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya
kepada kami sehingga kami berhasil menyelesaikan Makalah ini yang tepat pada
waktunya berjudul “Proses yang Mempengaruhi Pengambilan Keputusan Dalam
Organisasi”
Makalah ini berisikan
tentang faktor- faktor yang mempengaruhi proses pengambilan keputusan dalam
organisasi sehingga diharapkan dapat membantu pembaca mengetahui setiap proses
maupun faktor-faktor yang mempengaruhi setiap pengambilan keputusan dalam
sebuah organisasi
Kami menyadari makalah
ini jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran yang membangun selalu
kami harapkan demi kesempurnaan dari makalah ini
Akhir kata, kami
sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam
penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir sehingga tersusunlah makalah ini
dengan lancar. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita. Amin.
Depok, Oktober 2013
Penulis
A. LATAR BELAKANG
Dalam ilmu teori
organisasi umum 1 ini menjelaskan bagaimanacara dalam berorganisasi yang
baik dan benar didalam keluarga maupun masyarakat umum. Salah satu manfaat dari
mempelajari teori organisasi umum 1 ini adalah dapat berinteraksi dengan
organisasi disekeliling kita. Organisasi tidak hanya sebuah kelompok
besar yang ada dilingkungan sekitar kita, bahkan keluarga juga termasuk kedalam
organisasi.Teori organisasi ini saling berhubungan dengan fakta – fakta atau
berita yang sedang berkembang pada saat ini.
Dalam ilmu organisasi
kita banyak belajar mengenai organisasi contohnya adalah bagaimana cara
mengambil keputusan. Ada beberapa tahapan tahapan yang harus dijalani ketika
mengambil keputusan.
Namun pada fakta-fakta
yang beredar banyak kesalahan-kesalahan pada proses berorganisasi dalam kehidupan
sehari hari, misalnya dalam keluarga suatu keputusan ditetapkan oleh orang tua,
padahal seharusnya walaupun didalam keluarga harus diadakan sebuah forum untuk
mencapai tujuan yang mufakat.
A.
RUMUSAN MASALAH
1.
Apa yang
dimaksuddenganorganisasi?
2.
Apa yang dimaksud
dengan proses mempengaruhi pengambilan keputusan dalam organisasi?
3.
Model –
model apa saja dalam proses pengambilan keputusan?
B. TUJUAN
Untuk mempelajari
proses yang mempengaruhi pengambilan keputusan dan mengaitkan kasus/masalah
yang ada dalam kehidupan sehari-hari.
C.
MANFAAT
a. Untuk
dapatberinteraksidenganorganisasidisekelilingkita.
b.
Untuk mempelajari danmemahamiorganisasi di dalamproses
yang mempengaruhi pengambilan keputusan organisasi.
BAB
2
PEMBAHASAN
1.
Pengertian
Organisasi
Pengertian organisasi
merupakan sekumpulan orang-orang yang disusun dalam kelompok-kelompok, yang
bekerjasama untuk mencapai tujuan suatubersama.Organisasi adalah sistem kerjasama antara
dua orang atau lebih, organisasi adalah struktur pembagian kerja dan struktur
tata hubungan kerja antara sekelompok orang pemegang posisi yang bekerjasama
secara tertentu untuk bersama-sama mencapai suatutujuan tertentu.
1.1.
OrganisasiMenurutBeberapaAhli:
1.
Organisasi Menurut Stoneradalah
suatu pola hubungan-hubungan orang-orang di bawah pengarahan manajer (pimpinan)
untuk mengejar tujuan bersama.
2.
Organisasi Menurut James D. Mooneyadalah
bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.
3.
Organisasi Menurut
Chester I. BernardOrganisasi merupakan suatu sistem aktivitas
kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.
2
ProsesPengambilan Keputusan dalam Organisasi
Pengertian Pengaruh
Pengambilan Keputusan Dalam Organisasi adalah kegiatan atau keteladanan yang
baik secara langsung atau tidak langsung mengakibatkan suatu perubahan perilaku
dan sikap orang lain atau kelompok. Metode yang mempengaruhi pengambilan
keputusan antara lain:
a.
Kekuatan fisik
b. Penggunaan
sanksi (positif/negatif)
c. Keahlian
d.
Kharisma (daya tarik).
Dalam dataran teoritis, kita
mengenal empat metode pengambilan keputusan, yaitu :
a.
Kewenangan tanpa diskusi metode pengambilan
keputusan ini seringkali digunakan oleh para pemimpin otokratik atau dalam kepemimpinan
militer. Metode ini memiliki beberapa keuntungan, yaitu cepat, dalam arti
ketika organisasi tidak mempunyai
waktu yang cukup untuk memutuskan apa yang
harus dilakukan. Selain itu, metode
ini
dapat diterima kalau pengambilan keputusan yang dilaksanakan berkaitan dengan
persoalan-persoalan
rutin yang tidak mempersyaratkan diskusi untuk mendapatkan persetujuan para
anggotanya. Namun, jika metode pengambilan keputusan ini terlalu sering
digunakan, ia akan menimbulkan persoalan-persoalan, seperti munculnya
ketidakpercayaan para anggota organisasi terhadap keputusan yang ditentukan
pimpinannya.
a. Pendapat
ahli kadang-kadang seorang
anggota organisasi oleh anggota lainnya diberi predikat sebagai ahli (expert),
sehingga memungkinkannya memiliki kekuatan dan kekuasaan untuk membuat
keputusan. Metode pengambilan keputusan ini akan bekerja dengan baik, apabila
seorang anggota organisasi yang dianggap ahli tersebut memang benar-benar tidak
diragukan lagi kemampuannya dalam hal tertentu oleh anggota lainnya. Dalam
banyak kasus, persoalan orang yang dianggap ahli tersebut bukanlah masalah yang
sederhana, karena sangat sulit menentukan indikator yang dapat mengukur orang
yang dianggap ahli (superior).
b. Kewenangan
setelah diskusi sifat otokratik dalam
pengambilan keputusan ini lebih sedikit apabila dibandingkan dengan metode yang
pertama. Karena metode authority rule after discussion ini pertimbangkan
pendapat atau opini lebih dari satu anggota organisasi dalam proses pengambilan
keputusan. Dengan ini, keputusan yang diambil melalui metode ini akan
mengingkatkan kualitas dan tanggung jawab para anggotanya disamping juga
munculnya aspek kecepatan (quickness) dalam pengambilan keputusan sebagai hasil
dari usaha menghindari proses diskusi yang terlalu meluas.. Metode pengambilan
keputusan ini juga mempunyai kelemahan, yaitu pada anggota organisasi, akan
bersaing untukmempengaruhi pengambil atau pembuat keputusan.
c.
Kesepakatan terjadi kalau semua
anggota dari suatu organisasi mendukung keputusan yang diambil. Metode pengambilan
keputusan ini memiliki keuntungan, yakni partisipasi penuh dari seluruh anggota
organisasi akan dapat meningkatkan kualitas keputusan yang diambil, sebaik
seperti tanggung jawab para anggota dalam mendukung keputusan tersebut. Selain
itu metode konsensus sangat penting khususnya yang berhubungan dengan
persoalan-persoalan yang kritis dan kompleks.Kekurangan pada metode ini adalah
dibutuhkannya waktu yang relatif lebih banyak dan lebih lama, sehingga metode
ini tidak cocok untuk digunakan dalam keadaan mendesak atau darurat.
Keempat metode
pengambilan keputusan di atas, menurut Adler dan Rodman, tidak ada yang terbaik
dalam arti tidak ada ukuran-ukuran yang menjelaskan bahwa satu metode lebih
unggul dibandingkan metode pengambilan keputusan lainnya. Metode yang paling
efektif yang dapat digunakan dalam situasi tertentu, bergantung pada
faktor-faktor:
1. jumlah
waktu yang ada dan dapat dimanfaatkan.
2. tingkat
pentingnya keputusan yang akan diambil oleh kelompok dan
3. kemampuan-kemampuan
yang dimiliki oleh pemimpin kelompok dalam mengelola kegiatanpengambilan
keputusan tersebut.
Adapun Konsep Pengambilan
Keputusan, yaitu:
·
Identifikasi dan
diagnosis masalah
·
Pengumpulan dan
analisis data yang relevan
·
Pengembangan dan
evaluasi alternatif
·
Pemilihan alternatif
terbaik
·
Implementasi keputusan
dan evaluasi terhadap hasil -hasil.
Tipe –Tipe Keputusan Manajemen, yaitu:
·
Keputusan-keputusan
perseorangan dan strategi
·
Kepusan-keputusan
pribadi dan strategi
·
Keputusan-keputusan
dasar dan rutin Teknik Pengambilan Keputusan
·
Teknik -teknik Kreatif
·
Teknik -teknik
Partisipatif
·
Teknik -teknik
pengambilan keputusan Modern
BAB 3
PENUTUP
A.
Kesimpulan
1. Pengertian
organisasi merupakan sekumpulan orang-orang yang disusun dalam
kelompok-kelompok, yang bekerjasama untuk mencapai tujuan suatu bersama.
2. Pengertian
Pengaruh Pengambilan Keputusan Dalam Organisasi adalah kegiatan atau
keteladanan yang baik secara langsung atau tidak langsung mengakibatkan suatu
perubahan perilaku dan sikap orang lain atau kelompok.
B. Kritik dan Saran
Demikian makalah ini,
kami buat dengan sebaik-baiknya, namun apabila ada kekurangan atau kesalahan
kami mohon maaf dan kami menerima kritik saran dari pembaca. Terimakasih.
DAFTAR PUSTAKA
